Shamrock


Shamrock
By koka
Orang Katolik mengimani Allah Tritunggal; Bapa, Putera dan Roh Kudus sebagai satu Allah tiga diri. Namun tak bisa dimungkiri, bahwa dokrin tentang Allah Tritunggal( three in one) masih sulit dimengerti oleh sebagian orang, karena penjelasan teologis yang sulit dicerna. Maka berkaitan dengan itu, legenda santu Patrick berikut ini diharapkan mampu memperkaya dan memperdalam iman umat tentang Allah Tritunggal, sebagaimana cerita santu Agustinus yang sudah lazim didengar.
Pada zaman dahulu, ada seorang Uskup di Irlandia bernama Patrick, yang mewartakan kerajaan Allah di seluruh wilayah itu dan dikenal sebagai orang kudus dimana-mana. Namun pada suatu waktu, para pengikutnya mendatanginya dan mengakui bahwa, mereka sulit mempercayai ajaran Tritunggal(the doctrine of the Holy Trinity). Santu Patrick pun merenung sejenak dan menunduk. Lalu dia memetik sehelai Shamrock (tanaman berdaun tiga) dan menunjukan kepada pengikutnya sebagai sebuah contoh dari three-in-one. Penjelasan singkat itulah yang meyakinkan keragu-raguan mereka dan sejak saat itulah Shamrock dipuja-puja di negeri itu.
Diceritakan bahwa santu Patrick menggunakan tanaman Shamrock ini juga sebagai contoh konkrit dalam menjelaskan misteri Allah Tritunggal kepada raja-raja Irlandia kuno. Kata Shamrock itu diambil dari bahasa Irlandia “seamrog“ yang berarti summer plant(tanaman musim panas). Simbol dari Shamrock bisa ditemukan di pekuburan abab tengah, koin tembaga kuno yang dikenal sebagai uangnya santu Patrick. Tumbuhan shamrock ini diyakini memiliki kekuatan mistik(mystic power), sehingga maskapai penerbangan Irlandia(aer lingues) menggunakan shamrock sebagai simbol yang bisa melindungi mereka selama perjalanan(bdk gmbr). Jika daun-daunnya berdiri tegak lurus, maka hal itu merupakan sebuah peringatan adanya bahaya angin ribut dalam waktu dekat.
Hijau adalah warna shamrock dan diasosiakan dengan hari santu Patrick(St.Patrick’s day), setiap tanggal 17 Maret. Selain itu warna hijau melambangkan kehidupan baru, musim semi dan warna negara Irlandia, karena sepanjang tahun Irlandia nampak terlihat hijau. Shamrock tidak hanya dikenakan oleh jutaan orang Irlandia pada hari satu Patrick tetapi juga oleh mereka-mereka yang masih mempunyai keturunan Irlandia.
Shamrock biasanya berdaun tiga, sebagaimana Tritunggal. Namun orang Irlandia meyakini juga, jika seseorang menemukan Shamrock yang berdaun empat maka itu dianggap sebagai pembawa rejeki.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Carpe Diem

Gramatik A1-B1

Penghantar Belajar Bahasa Jerman