Roe: Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang
Roe; Dahulu, Sekarang dan Yang akan Datang (refleksi singkat) Tanggal 5 juli 1995 saya meninggalkan kampung halaman Roe diusia yang masih cukup belia, 12thn. Kini hampir dua dekade lebih telah berlalu dan saya yang tadinya hanya anak ingusan, kini balik ke kampung halaman dengan seorang istri dan seorang anak lelaki; Hernan, anugerah pernikahan kami di tahun 2018 yang lalu. Hal ini persis seperti wejangan orang Manggarai, Manuk bakok laing moon, bapa lalong duu kolen .Tapi kali ini, saya tidak bermaksud menceritakan ziarah panjang yang telah saya lalui tetapi sekadar bernostalgia dengan kampung halaman tercinta, Roe,Cunca Lolos. Rentang waktu 1995-2019 adalah sebuah siklus waktu yang lumayan panjang dan setiap kali pulang ke Roe, hati saya selalu diliputi kegembiraan. Bagaimana tidak, Roe yang dulu pernah saya rasakan bersama pak Jhoni Pampung dan kraeng Albert Agung sudah banyak berubah dengan Roe yang kini maju pesat. Bayangkan saja, kalau kita menceritakan kepa...